
Berangkat
dari desa menuju daerah perkotaan memang terkadang butuh penyesuaian diri yang
luar biasa, Karena memang banyak sekali hal-hal yang belum menjadi kebiasaan
disuatu daerah dikota kita temui. Sebagai contoh kecil yang sekarang dan
beberapa bulan lalu di bumingkan negeri ini tidak lain adalah Kenaikan harga
BBM (+1500). Di daerah pedesaan atau daerah pelosok yang asumsi umumnya adalah
masyarakat yang kurang mampu harga BBM mencapai 8000-15.000 sudah manjadi
kebiasaan, bahkan daerah timur harga BBm mencapai 60.000/liter. Akan tetapi
didaerah perkotaan BBM seharga 6000 sudah mengakibatkan ketidak nyamanan
masyarakat sekitar, karena adanya pemblokiran jalan. Padahal ketika menengok
kebelakang hampir semua kesediaan pangan, sandang dan juga papan kota diambil
dari daerah pedesaan. Terkait dengan masalah tadi kiranya tidak lancang bagi
seorang anak desa yang menginginkan subsidi BBM dialihkan menjadi peningkatan
infrastruktur pedesaan. Masih banyak sekali pembenahan-pembenahan desa yang
sampai saat ini belum tersentuh oleh pemerintah karena memang sibuk dengan
urusan subsidi BBM. (Sepertinya seperti
itu…)ingat kawan… daerah terpencil disana masih sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur yang layak, pendidikan masih sangat jauh ketinggalan jika dibandingkan dengan daerah perkotaan.
ingat...!!!! Indonesia buka hanya di kota-kota BESAR..

0 komentar:
Posting Komentar